Welcome to Spada Indonesia
Courses Images
Metalurgi Fisik dan Teknik Pendingin
Institut Teknologi Indonesia

Metalurgi Fisik dan Teknik Pendingin

COURSE INSTRUCTOR

Teachers Images

DWITA SUASTIYANTI

Institut Teknologi Indonesia
AREAS:
Program Studi Teknik Mesin

Course Description

Pembelajaran Daring Kolaboratif Institut Teknologi Indonesia - Universitas Pattimura

Course Syllabus

Info Penting Pastikan peserta kuliah harus mengupdate profile, alamat email untuk notifikasi perkuliahan, dan photo supaya dikenali dalam diskusi. Pastikan peserta kuliah sudah membaca dan memahami Panduan Penggunaan Student Centered E-Learning Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) CPMK1 : Mampu memahami pengertian tentang kristal (CPL1) CPMK2 : Mampu menjelaskan pengertian tentang temperatur rekristalisasi melalui konsep metalurgi fisik (CPL1) CPMK3 : Mampu memahami dan menjelaskan sifat mekanis logam dalam bentuk diagram stress-strain (CPL2, CPL3) CPMK4 : Mampu menjelaskan pengertian tentang true stress strain curve dan engineering stress strain curve (CPL2, CPL3) CPMK5 : Mampu memahami jenis - jenis pengubahan bentuk logam dalam keadaan cair dan padat (CPL2, CPL3) CPMK6 : Mampu mengevaluasi dan mendisain proses manufaktur produk dengan teknologi metal forming (CPL4, CPL5, CPL6) CPMK7 : Mampu merancang gaya-gaya yang diperlukan pada proses metal forming produk permesinan dan mengevaluasi kegagalan produk serta cara mengatasinya (CPL4,CPL5, CPL6) Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) Sub CPMK1 : Mampu memahami dan menjelaskan pengertian tentang kristal, cacat kristal, butir dan pengamatan metalografi (CPMK1) Sub CPMK2 : Mampu memahami dan menjelaskan konsep dasar metalurgi fisik terkait dengan metal forming yaitu pengertian tentang temperatur rekristalisasi dan menghitung temp rekristalisasi. (CPMK2) Sub CPMK3 : Mampu menjelaskan dan mengaplikasikan diagram tarik stress-strain pada penentuan gaya pembentukan dan manfaatnya untuk mengetahui sifat mekanis logam. (CPMK3, CPMK4) Sub CPMK4 : Mampu memahami konsep true dan engineering stress strain serta mampu menghitung tegangan berdasarkan konsep true dan engineering stress-strain (CPMK4, CPMK5) Sub CPMK5 : Mampu memahami dan membandingkan mekanisme proses antara teknologi pembentukan dalam keadaan cair dan padat (metal forming) (CPMK5) Sub CPMK6 : Mampu mendisain dan memecahkan masalah pada proses rolling, shearing dan deep drawing serta perhitungan gaya pembentukan yang diperlukan (CPMK6, CPMK7) Sub CPMK7 : Mampu mendisain dan memecahkan masalah pada proses wire drawing, bending, dan forging serta perhitungan gaya pembentukan yang diperlukan (CPMK6, CPMK7) Sub CPMK8 : Mampu mengevaluasi, memecahkan masalah dan merancang proses proses rolling, shearing dan deep drawing untuk pembentukan komponen permesinan (CPMK6, CPMK7) Sub CPMK 9 : Mampu mengevaluasi, memecahkan masalah dan merancang proses proses wire drawing, bending dan forging untuk pembentukan komponen permesinan (CPMK6, CPMK7) Sub CPMK 10 : Mampu menyelesaikan project, permasalahan serta merekomendasikan pemilihan teknologi pembentukan pada industri manufaktur dalam memproduksi komponen permesinan (CPMK5, CPMK6, CPMK7) Deskripsi Mata Kuliah Bobot SKS: 3 sks Deskripsi Singkat Mata Kuliah :Matakuliah ini memberikan pengetahuan tentang proses manufaktur logam baik dalam keadaan padat (metal forming) maupun dalam keadaan cair (pengecoran dan pengelasan), perhitungan gaya-gaya pembentukan yang diperlukan, analisa kerusakan produk manufaktur dan usaha untuk mengatasinya. Metal forming yang dimaksud meliputi : proses rolling, shearing, deep drawing, wire drawing, bending, forging, ekstrusi, stretching. Pembahasan setiap jenis metal forming menyertakan project yang harus dikerjakan terkait dengan jenis metal forming yang sedang dibahas dan menggunakan data-data yang ada di industri. Materi Pembelajaran/Bahan Kajian : Rekristalisasi Logam Diagram Tarik Logam True dan Engineering Stress Strain Curve Teknologi Metal Forming Pustaka Utama Callister, W.D. Material Science and Engineering 6th Ed. Wiley. 2006 Stevenson. Materials and Processes, General Electric Company Wiley, Materials and Processes, General Electric Company Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Pustaka Pendukung e-journal yang terkait dengan bahan kajian/materi pembelajaran e-book yang terkait dengan bahan kajian/materi pembelajaran Penilaian Perkuliahan Default nilai Perkuliahan : Kehadiran = 10 %, Tugas = 40%, UTS =25%, UAS = 25%. BEBERAPA BENTUK ASESMEN
Course Modules
Sambutan Dosen Pengampu
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Kolaboratif
Topik Perkuliahan : Pada sesi pertama ini para mahasiswa akan dijelaskan tentang mekanisme pembelajaran kolaboratif antara Prodi Teknik Mesin ITI dengan Unpatti. Setelah itu masuk kepada materi : Pemahaman Teknologi manufaktur, Pemahaman klasifikasi Teknologi Manufaktur. Ikuti terus ya topik ini karena merupakan dasar untuk memahami materi-materi selanjutnya. Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK1 : Mampu memahami dan menjelaskan pengertian tentang kristal, cacat kristal, butir dan pengamatan metalografi (CPMK1) Sub Topik : 1. Pemahaman kristal, cacat, kristal 2. Pemahaman tentang butir, batas butir dan metalografi Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: interaktif, saintifik, tematik,efektif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam: 1. Menjelaskan pengertian tentang kristal dan cacat kristal 2. Menjelaskan pengertian tentang butir, batas butir dan hubungannya dengan pengamatan metalografi 3. Menyampaikan perbedaan antara beberapa jenis logam ditinjau dari pengamatan metalografinya Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: test lisan, partisipasi atau angket Instrumen penilaian : rubrik. Bobot Penilaian : 2% Referensi : 1. Callister, W.D. Material Science and Engineering 6th Ed. Wiley. 2006 2. Stevenson. Materials and Processes, General Electric Company Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS : sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Pertemuan 1
Slide Pertemuan 1
Topik Perkuliahan : Pada pertemuan ini kalian akan belajar tentang rekristalisasi dan bagaimana menentukan temperatur rekristalisasi. Penentuan temperatur ini sangat penting untuk mengklasifikasikan teknologi manufaktur berdasarkan temperatur pengerjaannya. Simak terus ya Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Mampu memahami dan menjelaskan konsep dasar metalurgi fisik terkait dengan metal forming yaitu pengertian tentang temperatur rekristalisasi dan menghitung temperatur rekristalisasi. Sub Topik : Pengertian rekristalisasi Rumus mencari temperatur rekristalisasi Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat : Interaktif, Saintifik, Tematik, Efektif Indikator Penilaian : Ketepatan dalam: 1. Menjelaskan pengertian tentang temperatur rekristalisasi 2. Menghitung temperatur rekristalisasi Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: partisipasi (dalam LMS) Instrumen penilaian : rubrik. Bobot Penilaian : 2% Referensi : 1. Callister, W.D. Material Science and Engineering 6th Ed. Wiley. 2006 2. Stevenson. Materials and Processes, General Electric Company 3. Wiley, Materials and Processes, General Electric Company 4. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 5. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Penyampaian materi kuliah melalui LMS: http://sce.iti.ac.id ; b) Diskusi dan komunikasi menggunakan LMS Pemberian tugas dan penyerahan hasil pengerjaan tugas melalui LMS
Course Modules
Forum Pertemuan 2
Slide Pertemuan 2
Topik Perkuliahan : Setelah kalian paham tentang definisi temperatur rekristalisasi maka pada pertemuan ketiga ini kalian akan mengetahui pengelompokkan teknologi manufaktur terdasarkan temperatur prosesnya serta akan mempelajari apa kelemahan dan kelebihannya. Menarik ya... yuk pelajari materinya dan simak penjelasannya dari dosen pengampu. Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK2 : Mampu memahami dan menjelaskan konsep dasar metalurgi fisik terkait dengan metal forming yaitu pengertian tentang temperatur rekristalisasi dan menghitung temp rekristalisasi. (CPMK2) Sub Topik : 1. Perhitungan temperatur rekristalisasi 2. Pengelompokkan Proses cold work dan hot work berdasarkan temperatur rekristalisasi Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: interaktif, saintifik, tematik, efektif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam 1. Menghitung temperatur rekristalisasi logam 2. Mengelompokkan teknologi manufaktur berdasarkan temperatur rekristalisasi Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: partisipasi , test tertulis (dalam LMS) Bobot Penilaian : 2% Instrumen penilaian : rubrik. Referensi : 1. Callister, W.D. Material Science and Engineering 6th Ed. Wiley. 2006 2. Stevenson. Materials and Processes, General Electric Company 3. Wiley, Materials and Processes, General Electric Company Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Penyampaian materi kuliah melalui LMS: http://sce.iti.ac.id ; b) Diskusi dan komunikasi menggunakan LMS Pemberian tugas dan penyerahan hasil pengerjaan tugas melalui LMS
Course Modules
Forum Pertemuan 3
Slide Pertemuan 3
Slide Pertemuan 3 - 01
Slide Pertemuan 3 - 02
Topik Perkuliahan : Pada pertemuan ini , akan dipelajari dan didiskusikan tentang sifat mekanis logam dan cara pengujiannya terutama pengujian tarik karena melalui pengujian tarik kita sekaligus dapat mengetahui beberapa sifat mekanis logam. Materi ini sangat penting karena dengan mengetahui sifat mekanis logam, dapat diketahui bagaimana menghitung gaya pembentukan yang diperlukan. Simak terus ya Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK3 : Mampu menjelaskan dan mengaplikasikan diagram tarik stress-strain pada penentuan gaya pembentukan dan manfaatnya untuk mengetahui sifat mekanis logam. (CPMK3, CPMK4) Sub Topik : 1. Konsep dasar pengujian tarik 2. Cara menggambar diagram tarik hasil pengujian tarik Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: interaktif, saintifik, tematik, efektif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam: 1. Menjelaskan mekanisme pengujian tarik 2. Menggambar diagram tarik menggunakan data dari hasil pengujian tarik Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: test lisan, partisipasi atau angket Instrumen penilaian : rubrik. Bobot Penilaian : 2% Referensi : Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c ) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS : sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Pertemuan 4
Topik Perkuliahan : Setelah kalian memahami bagaimana mengetahui sifat mekanis melalui pengujian tarik, sekarang kalian belajar bagaimana konsep2 sifat tarik yang digunakan untuk teknologi manufaktur. Terus simak materi ini ya.. Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK3 : Mampu menjelaskan dan mengaplikasikan diagram tarik stress-strain pada penentuan gaya pembentukan dan manfaatnya untuk mengetahui sifat mekanis logam. (CPMK3, CPMK4) Sub Topik : 1. Konsep elastisitas, plastisitas pada hasil uji tarik 2. Sifat-sifat mekanis yang dapat dihitung atau dibaca dari diagram tarik stress-strain Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: interaktif, saintifik, tematik, efektif dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam: 1. Menjelaskan konsep elastisitas dan plastisitas pada logam 2. Menghitung tegangan, ketangguhan, elastisitas dan keuletan logam menggunakan diagram tarik stress-strain 3. Ketepatan membaca diagram tarik Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: test lisan, partisipasi atau angket Instrumen penilaian : rubrik. Bobot Penilaian : 2% Referensi : Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS : sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Pertemuan 5
Topik Perkuliahan : Pemahaman tentang konsep true dan engieering stress-strain curve sanga penting terutama untuk konsep true stress-strain curve mengingat konsep ini menjadi dasar untuk perhitungan gaya-gaya pada proses manufaktur. Kalian juga akan dapat mengetahui kapan kedua konsep tersebut digunakan. Simak terus ya materi ini karena sangat menarik. Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK4 : Mampu memahami konsep true dan engineering stress strain serta mampu menghitung tegangan berdasarkan konsep true dan engineering stress-strain (CPMK4, CPMK5) Sub Topik : 1. Konsep true dan engineering stress strain 2. Diagram tarik true dan engineering stress strain Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: interaktif, saintifik, tematik, efektif dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam: 1. Menjelaskan pemahaman tentang true dan engineering stress strain 2. Menjelaskan perbedaan antara diagram tarik true dan engineering stress strain Bentuk dan Bobot Penilaian: T eknik Penilaian: test lisan, partisipasi, atau angket Instrumen penilaian : rubrik. Bobot Penilaian : 2% Referensi : Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS : sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Pertemuan 6
Slide Pertemuan 6 (1)
Topik Perkuliahan : Selamat datang pada pertemuan ke 7. Di sini kalian belajar secara mandiri dimana materi, tugas dan arahan dari dosen pengampu dilaksanakan melalui forum komunikasi pada LMS Ini. Topik yang akan dibahas adalah mengenai pengelompokkan teknologi manufaktur dan tinjauan dari aspek metalurgi. Simak terus forum komunikasinya ya... Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK5 : Mampu memahami dan membandingkan mekanisme proses antara teknologi pembentukan dalam keadaan cair dan padat (metal forming) (CPMK5) Sub Topik : 1. Pengelompokkan teknologi manufaktur berdasarkan wujudnya 2. Perbedaan antara metal forming dalam wujud cair dan padat ditinjau dari aspek metalurgi Karakteristik Proses Pembelajaran : Sifat: 1) Interaktif, 2) Saintifik, 3) Tematik, 4) Efektif, dan Berpusat pada mahasiswa (PjBL) Pengalaman Belajar : Mencari produk permesinan yang bisa dibentuk dengan proses manufaktur dalam keadaan cair dan padat serta uraikan kelebihan dan kekurangannya Indikator Penilaian : Ketepatan dalam: 1. Mengelompokkan teknologi manufaktur berdasarkan wujudnya 2. Menyebutkan perbedaan antara teknologi manufaktur dalam wujud cair dan padat serta ditinjau dari temperatur rekristalisasinya Bentuk dan Bobot Penilaian: Bentuk / Teknik Penilaian : partisipasi, test tertulis (dalam LMS) Bobot penilaian : 2% Instrumen penilaian : rubrik. Referensi : Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Penyampaian materi kuliah melalui LMS: http://sce.iti.ac.id ; asinkron penuh b) Diskusi dan komunikasi menggunakan LMS c) Pemberian tugas dan penyerahan hasil pengerjaan tugas melalui LMS
Course Modules
Forum Pertemuan 7
Slide Pertemuan 7 (1)
Slide Pertemuan 7 (2)
Slide Pertemuan 7 (3)
Pengalaman Belajar : Tugas mandiri di kelas
Informasi UTS : Yuk.. sekarang kalian mengerjakan UTS berbasis projek Related Learning Outcome / Capaian Pembelajaran : 1. Sub CPMK 1 s/d 5 Materi Yang Di UTS-kan / Kisi - Kisi Materi/Sub topik 1 : Kristal logam Materi/Sub topik 2 : Rekristalisasi Materi/Sub topik 3 : Gaya pembentukan Pelaksanaan UTS Hari / Tanggal : Rabu / 8 November 2023 Waktu : Jam 08.00 - 09.30 Sifat Ujian : buka buku dan berbasis case method
Course Modules
Ujian Tengah Semester Berbasis Projek
Topik Perkuliahan :Selamat datang pada pertemuan 9 pembelajaran mata kuliah Teknologi Pembentukan. Materi pada pertemuan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya dimana pada pertemuan 9 kalian belajar mengenai proses rolling, shearing dan cacat produk rolling, shearing serta usaha untuk mengatasinya. Pada pertemuan ini kalian diminta untuk membuat rancangan memproduksi komponen manufaktur dengan proses rolling dan shearing. Yuk simak bersama ... Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK6 : Mampu mendisain dan memecahkan masalah pada proses rolling, shearing dan deep drawing serta perhitungan gaya pembentukan yang diperlukan (CPMK6, CPMK7) Sub Topik : 1. Mekanisme proses rolling, shearing 2. Cacat-cacat produk rolling, shearing 3. Usaha untuk mengatasi cacat-cacat produk rolling, shearing 4. Perhitungan gaya-gaya pembentukan pada proses rolling, shearing 5. Rancangan proses rolling dan shearing menggunakan data dari industri (industry based education) Karakteristik Proses Pembelajaran : Sifat: holistik, interaktif, kolaboratif dan berpusat pada mahasiswa Pengalaman Belajar : Mencari data-data di industri untuk menjelaskan mekanisme pembentukan produk permesinan yang diperoleh melalui proses rolling atau shearing Indikator Penilaian : Ketepatan dalam 1. Memahami mekanisme proses rolling, shearing 2. Menghitung gaya pembentukan rolling, shearing 3. Mendisain dan mengerjakan project pembentukan logam melalui proses rolling dan shearing Bentuk dan Bobot Penilaian: Bentuk /Teknik Penilaian : observasi, unjuk kerja, partisipasi, atau angket Instrumen penilaian : rubrik Bobot penilaian : 6% Referensi : 1. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 2. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS : sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Pertemuan 9
Slide Pertemuan 9 (1)
Slide Pertemuan 9 (2)
Pengalaman Belajar : Tugas Terstruktur (dikerjakan sendiri oleh masing-masing mahasiswa)
Topik Perkuliahan : Halo ketemu lagi pada pembelajaran Teknologi Pembentukan dengan materi proses deep drawing. Pada materi ini kalian akan belajar tentang mekanisme, cacat produk, perhitungan gaya pembentukan dan rancangan proses deep drawing dalam menghasilkan produk manufaktur. Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK6 : Mampu mendisain dan memecahkan masalah pada proses rolling, shearing dan deep drawing serta perhitungan gaya pembentukan yang diperlukan (CPMK6, CPMK7) Skema : Project Based Learning (PjBL) Sub Topik : 1. Mekanisme proses deep drawing 2. Cacat-cacat produk deep drawing 3. Usaha untuk mengatasi cacat-cacat produk deep drawing 4. Perhitungan gaya-gaya pembentukan pada proses deep drawing 5. Rancangan proses deep drawing menggunakan data dari industri (industry based education) Karakteristik Proses Pembelajaran : Sifat: holistik , interaktif, kolaboratif dan dan berpusat pada mahasiswa Pengalaman Belajar : (tugas terstruktur) Mencari data-data di industri untuk menjelaskan mekanisme pembentukan produk permesinan yang diperoleh melalui proses deep drawing Indikator Penilaian : Ketepatan dalam 1. Memahami mekanisme proses deep drawing 2. Menghitung gaya pembentukan deep drawing 3. Mendisain dan mengerjakan project pembentukan logam melalui proses deep drawing Bentuk dan Bobot Penilaian: Bentuk / Teknik Penilaian : observasi, unjuk kerja, partisipasi atau angket Instrumen penilaian : rubrik Bobot : 6% Referensi : 1. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 2. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS: sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Pertemuan 10
Slide Pertemuan 10
Pengalaman Belajar : Penugasan Pertemuan 10 (Tugas terstruktur)
Topik Perkuliahan : Pada pertemuan ini akan dipelajari tentang proses wire drawing dan bending. Kalian juga akan diminta untuk menyelesaikan projek yang tekait dengan proses wire drawing dan bending menggunakan data-data dari industri. Simak terus ya Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK7 : Mampu mendisain dan memecahkan masalah pada proses wire drawing, bending, dan forging serta perhitungan gaya pembentukan yang diperlukan (CPMK6, CPMK7) Skema : Project Based Learning (PjBL) Sub Topik : 1. Mekanisme proses wire drawing, bending 2. Cacat-cacatproduk wire drawing, bending 3. Usaha untuk mengatasi cacat-cacat produk wire drawing, bending 4. Perhitungan gaya-gaya pembentukan pada proses wire drawing, bending 5. Rancangan proses wire drawing dan bending menggunakan data dari industri (industry based education) Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: holistik, interaktif, kolaboratif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam 1. Memahami mekanisme proses wire drawing, bending 2. Menghitung gaya pembentukan wire drawing, bending 3. Mendisain dan mengerjakan project pembentukan logam melalui proses wire drawing, bending Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: observasi, unjuk kerja, partisipasi, atau angket Instrumen penilaian : rubrik Bobot Penilaian : 6% Referensi : 1. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 2. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS : sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Diskusi Pertemuan 11
Slide Pertemuan 11
Pengalaman Belajar
Topik Perkuliahan : Pada sesi ini, pertama-tama kalian akan belajar tentang proses forging yang dilanjutkan dengan pengerjaan proyek forging menggunaka data-data dari industri. Simak terus ya Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK7 : Mampu mendisain dan memecahkan masalah pada proses wire drawing, bending, dan forging serta perhitungan gaya pembentukan yang diperlukan (CPMK6, CPMK7) Skema : Project Based Learning (PjBL) Sub Topik : Mekanisme proses forging Gaya pembentukan forging Disain dan penyelesaian project forging Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: holistik , interaktif, kolaboratif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam 1. Memahami mekanisme proses forging 2. Menghitung gaya pembentukan forging 3. Mendisain dan mengerjakan project pembentukan logam melalui proses forging Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: observasi, unjuk kerja, partisipasi, atau angket Instrumen penilaian : rubrik Bobot Penilaian : 6% Referensi : 1. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 2. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Penyampaian materi kuliah melalui LMS: http://sce.iti.ac.id ; penyampaian dengan video pembelajaran b) Diskusi dan komunikasi menggunakan LMS c). Pemberian tugas dan penyerahan hasil pengerjaan tugas melalui LMS
Course Modules
Forum Pertemuan 12
Slide Pertemuan 12
Pengalaman Belajar
Topik Perkuliahan : Pada sesi ini kalian akan diberikan tugas projek yang terkait dengan proses rolling, shearing dan deep drawing menggunakan data-data yang berasal dari industri (industry based education) Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK8 : Mampu mengevaluasi, memecahkan masalah dan merancang proses proses rolling, shearing dan deep drawing untuk pembentukan komponen permesinan (CPMK6, CPMK7) Skema : Project Based Learning (PjBL) Sub Topik : 1. Komponen permesinan yang dibentuk dengan rolling, shearing dan deep drawing 2. Pemecahan masalah pada proses rolling, shearing dan deep drawing menggunakan asumsi data dari industri (Industry Based Education Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: holistik , interaktif, kolaboratif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam : 1. Pemilihan proses pembentukan komponen permesinan dengan rolling, shearing atau deep drawing 2. Memecahkan masalah dengan pendekatan data dari industri Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: observasi, unjuk kerja, partisipasi atau angket Instrumen penilaian : rubrik Bobot Penilaian : 8% Referensi : 1. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 2. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS: sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Diskusi 13
Slide Pertemuan 13
Pengalaman Belajar
Topik Perkuliahan : Pada sesi ini kalian secara berkelompok harus menyelesaikan projek terkait proses wire drawing, bending dan forging menggunakan data-data dari industri (Industy based education) Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK 9 : Mampu mengevaluasi, memecahkan masalah dan merancang proses proses wire drawing, bending dan forging untuk pembentukan komponen permesinan (CPMK6, CPMK7) Skema : Project Based Learning (PjBL) Sub Topik : Komponen permesinan yang dibentuk dengan wire drawing, bending dan forging Pemecahan masalah pada ketiga proses di atas Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: holistik , interaktif, kolaboratif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam : 1. Pemilihan proses pembentukan komponen permesinan dengan rolling, shearing atau deep drawing 2. Memecahkan masalah atau menyelesaikan projek dengan pendekatan data dari industri Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: observasi, unjuk kerja, partisipasi, atau angket Instrumen penilaian : rubrik Bobot Penilaian : 10% Referensi : 1. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 2. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Penyampaian materi kuliah berupa kasus atau projek melalui LMS: http://sce.iti.ac.id ; b) Diskusi dan komunikasi menggunakan LMS c). Pemberian tugas berupa pemecahan masalah atau penyelesaian projek, penyerahan hasil pengerjaan tugas melalui LMS
Course Modules
Forum Diskusi Pertemuan 14
Slide Pertemuan 14
Pengalaman Belajar
Topik Perkuliahan : Pada sesi ini selama jam kuliah kalian diminta utk mencari permasalahan apa saja yang dihadapi oleh industri manufaktur. Project diselesaikan dalam bentuk kelompok Kemampuan Akhir Tiap Tahapan Belajar (Sub-CPMK) : Sub CPMK 10 : Mampu menyelesaikan project, permasalahan serta merekomendasikan pemilihan teknologi pembentukan pada industri manufaktur dalam memproduksi komponen permesinan (CPMK5, CPMK6, CPMK7) Skema : Project Based Learning (PjBL) Sub Topik : 1. Penelusuran permasalahan teknologi manufaktur yang ada di industri 2. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut 3. Penyampaian topik-topik project yang harus diselesaikan secara kelompok sebagai bahan evaluasi akhir mata kuliah (UAS) Karakteristik Proses Pembelajaran (pilih minimal 1): Sifat: holistik , interaktif kolaboratif dan dan berpusat pada mahasiswa Indikator Penilaian : Ketepatan dalam : Upaya mengatasi permasalahan teknologi manufaktur yang ada di industri secara berkelompok Bentuk dan Bobot Penilaian: Teknik Penilaian: observasi, unjuk kerja, partisipasi atau angket Instrumen penilaian : rubrik Bobot Penilaian : 12% Referensi : 1. Mechanical Metallurgy, George E. Dieter, Mc.Graw Hill Series 2. Metal Forming, Fundamental and Applications, T. Altan, H. Gegel Sumber Daya / Aktifitas Pembelajaran: a) Kuliah tatap maya secara hybrid b) Diskusi dan tugas terstruktur c) Case method (aktivitas mahasiswa di kelas) [PB: 3x50'] d) Menggunakan LMS : sce.iti.ac.id e) Pengalaman belajar: Tugas mencari bahan lain yang terkait materi ini [TT=3x60', TM=3x60'] Catatan : PB = Proses Belajar, TT=Tugas Terstruktur, TM = Tugas Mandiri
Course Modules
Forum Diskusi Pertemuan 15
Informasi UAS Related Learning Outcome / Capaian Pembelajaran : LO 1 : Learning outcome dari topik atau pertemuan ini LO 2 : Learning outcome dari topik atau pertemuan ini Materi Yang Di UAS-kan / Kisi - Kisi Ujian Akhir Semester: Dalam bentuk tim mempresentasikan penyelesaian project industri : Penentuan pemilihan metode manufaktur yang tepat untuk produk permesinan tertentu ditinjau dari aspek material yang digunakan, sifat mekanis yang diharapkan dan usaha untuk mengatasi kegagalan akibat proses manufaktur tersebut serta perhitungan gaya-gaya pembentukan yang diperlukan , gunakan asumsi untuk parameter-parameter yang dibutuhkan Pelaksanaan UAS Hari / Tanggal : 17 Januari 2024 Waktu : Menyesuaikan Sifat Ujian : Presentasi Kelompok
Course Modules
Pengumpulan Slide Presentasi Project UAS