Praktikum Ilmu Dasar Keperawatan

Universitas Indonesia

Deskripsi

Mata kuliah ini merupakan kelanjutan dari mata kuliah  Ilmu Biomedik Dasar (IBD) yang diberikan secara simultan dengan mata kuliah Ilmu Dasar Keperawatan (IDK).  Mata kuliah Praktikum IDK berfokus pada visualisasi perubahan struktur patologis, baik makroskopis (anatomis) maupun mikroskopis (histologis) yang terjadi akibat proses adaptasi, jejas sel, penuaan, neoplasia, respons radang, proses infeksi, pemulihan, gangguan pada darah (trombus & embolus), gangguan cairan (edema, dehidrasi, & syok), dan gangguan perfusi (iskemia & infark) yang secara teori dipelajari di mata kuliah IDK. Selain itu juga mahasiswa dikenalkan dengan morfologi dan media pertumbuhan mikroorganisme (bakteri dan jamur), serta uji kepekaan bakteri terhadap antibiotika. Pengalaman belajar diperoleh dengan pendekatan berpusat pada mahasiswa (student centered-learning), melalui metode pembelajaran aktif secara online menggunakan student centered e-learning (SCELE), serta pemantapan oleh narasumber dengan melalui 'chatting room'. 

Pemula Menengah Mahir

Capaian Mata Kuliah

KOMPETENSI & SASARAN PEMBELAJARAN
2.1 Kompetensi (Capaian Pembelajaran Terminal)
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, bila mahasiswa diberi gambar masalah perubahan struktur dan fungsi tubuh, mahasiswa mampu mengenali kerusakan yang terjadi pada sel tersebut sesuai dengan pemahaman tentang konsep patologi sebagai landasan dalam menyusun rencana asuhan keperawatan (C4, A3)
2.2 Subkompetensi (Capaian Pembelajaran Penunjang)
Bila mahasiswa diberi gambar perubahan struktur sel atau organ, mahasiswa mampu:
2.2.1 Memperkirakan jenis kerusakan atau kelainan yang terjadi pada sel atau organ tersebut (C2, A2).
2.2.2 Menjelaskan konsep patologi (etiologi, patogenesis, perubahan struktur, biokimia, dan fungsi, serta tanda dan gejala yang muncul) yang mengakibatkan perubahan struktur tersebut (C2, A2)
2.2.3 Menunjukkan bagian dari struktur sel atau organ yang mengalami kerusakan atau kelainan tersebut (C3, A2)
2.2.4 Menjelaskan tahapan mengidentifikasi mikroorganisme penyebab infeksi. (C2 A2)
2.2.5 Menjelaskan berbagai media pertumbuhan dan transport untuk bakteri. (C2, A2)
2.2.6 Mengenali morfologi bakteri, parasit, dan jamur penyebab penyakit. (C3, A3)
2.2.7 Menjelaskan penyebab resistensi bakteri terhadap antibiotika. (C2, A2)
2.2.8 Menjelaskan cara mengetahui kepekaan bakteri terhadap antibiotika. (C2 A2)
2.2.9 Merasionalkan peran perawat dalam pengendalian infeksi dan resistensi bakteri terhadap antibiotika. (C4, A3)
2.2.10 Menganalisis dampak dari kerusakan/ kelainan struktur tubuh terhadap aspek bio-psiko-sosio-spiritual klien yang mengalaminya . (C4, A3)
2.2.11 Merasionalkan peran perawat dalam menangani dampak dari kerusakan/ kelainan struktur tubuh terhadap aspek bio-psiko-sosio-spiritual klien yang mengalaminya. (C4, A3)

Pokok Bahasan

  • Berbagai metode dalam mempelajari patologi.
  • Terminologi kelainan anatomis.
  • Jenis-jenis pewarnaan.
  • Adaptasi sel: atrofi, hipertrofi, hiperplasia, metaplasia, displasia
  •   Jejas sel (jenis, penyebab, & mekanisme): jejas sel reversible/degenerasi (degenerasi hidrofik dan perlemakan), jejas sel irreversible/ kematian sel (nekrosis), apoptosis, macam-macam nekrosis
  • Penuaan sel: teori-teori penuaan sel, dampak selular dan sistemik penuaan
  • Tujuan respons radang
  • Cardinal signs dan mekanisme yang menyebabkan
  • Fase hemodinamik dan fase selular radang
  • Radang akut dan radang kronik
  • Tipe dan fungsi mediator-mediator radang
  • Tipe-tipe eskudat radang
  • Definisi jaringan parenkimal dan stromal
  • Tipe sel labil, stabil dan permanen serta masing-masing kapasitas regenerasinya
  • Pemulihan luka dengan intensi primer dan intensi sekunder
  • Tahapan proses pemulihan
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi pemulihan luka
  • Hiperemia dan kongesti
  • Edema
  • Transudat-eksudat
  • Aterosklerosis
  • Perdarahan
  • Trombosis
  • Embolisme
  • Iskemia
  • Infark
  • Dehidrasi
  • Syok
  • Definisi dan konsep tentang kelainan kongenital: prisip umum, hipotesis
  • Etiologi dan klasifikasi pertumbuhan sel dan diferensiasi
  • Tatanama dan karakteristik tumor jinak dan tumor ganas
  • Karsinogenesis dan agen-agen karsinogenik
  • Efek local dan sistemik neoplasma
  • Staging dan grading tumor
  • Agen-agen infeksius: virus, bakteri, jamur, parasit, riketsia, dan clamidia
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi transmisi agen-agen infeksius
  • Perbedaan proses infeksi berbagai agen infeksius: berdasarkan struktur, siklus hidup, dan mekanisme menyebabkan kerusakan sel pejamu
  • Kondisi yang melemahkan pertahanan pejamu melawan mikroorganisme
  • Infeksi oportunistik: kapan dan bagaimana berkembang
  • Pengontrolan pertumbuhan mikroorganisme: membunuh patogen, menurunkan jumlah mikroorganisme kontaminan, & mencegah  transmisi
  • Pemeriksaan laboratorium untuk penyakit infeksi
  • Pengenalan alat & bahan di laboratorium mikrobiologi.
  • Pengenalan media di lab mikrobiologi
  • Jenis pewarnaan bakteri dan jamur
  • Pengenalan morfologi bakteri & jamur
  • Faktor-faktor penyebab resistensi bakteri terhadap antibiotika.
  • Mekanisme terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotika.
  • Uji kepekaan bakteri terhadap antibiotika

Course

Durasi Kuliah
Instructor: KUNTARTI
Max. students: 100
Attending: 0


KUNTARTI

Biography